Pelatihan Bebas Diaper dalam Pelaksanaan Toilet Training pada Anak Balita

Saferatul Khair, Rima Yulianti, Indah Afriani, Delvi Sai'dah, Anggi Wahyudi, Khaidar Ismail, Oswati Hasanah

Abstract


Abstrak: Toilet training ialah suatu cara yang dilakukan agar anak mampu mengendalikan buang air kecil dan buang air besar secara mandiri. Toilet training merupakan bagian dari tahap perkembangan anak saat berusia toddler. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan diaper pada anak dengan memberikan pelatihan kepada orang tua mengenai  pelaksanaan toilet training pada anak balita. Sasaran pada kegiatan pelatihan ini ialah ibu yang mempunyai anak balita yang berusia 25-36 bulan dan lebih dari 36 bulan yang masih menggunakan diaper. Jumlah peserta dalam kegiatan pelatihan adalah 10 ibu yang masing-masing memiliki anak balita. Pelaksanaan kegiatan pelatihan dilakukan secara daring selama 7 hari melalui grup WhatsApp dengan melakukan pre test dan post test menggunakan kuesioner dan pemberian video edukasi. Video edukasi terdiri dari dua jenis yaitu video edukasi untuk orang tua dan video animasi untuk diperlihatkan pada anak. Meskipun tidak dilaksanakan secara tatap muka, orang tua sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan toilet training pada anak dan penurunan ketergantungan terhadap diaper. Jumlah anak yang memakai diaper sebelum diberikan pelatihan adalah 10 anak (100%) dan setelah diberikan pelatihan, jumlah anak yang memakai diaper adalah 2 anak (20%). Hasil ini menunjukkan bahwa 8 anak (80%) mampu bebas dari diaper setelah diberi pelatihan. Orang tua yang sudah memahami pelaksanaan toilet training akan membantu anaknya untuk lepas dari ketergantungan terhadap diaper sehingga mampu buang air secara mandiri di toilet.

Abstract: Toilet training is defined as an effort to train the children to control urination and defecation independently in toilet. Toilet training is the part of development stage of  toddler. The purpose of this training activity was to reduce the level of dependence on diapers by providing training to parent regarding the implementation of toilet training for toddler. The number of participants of this training were 10 mothers who had toddlers aged 25-36 months and more that 36 months that still wore diapers. During the pandemic, the training activity were carried out online using WhatsApp group by conducting post test and pre test questionnaires and providing educational video. The educational video consisted of two types, namely educational video for parents and animated video for children. Although it was not carried out face-to-face, the participants were enthusiastic to participate in 7 days training activity. The result showed the increase of toilet training abilities in children and the decrease in level of independence on diapers. The number of children who wore diapers before the training was 10 children (100%). After the training, the number of children who wore diapers became 2 children (20%). It showed that 8 children (80%) were no longer wearing diaper after the training. Parents who already understand the implementation of toilet training will help their children to be free from dependence on diapers so that they are able to urinate and defecate independently in toilet.


Keywords


Diaper; Toilet Training; Balita

Full Text:

PDF

References


American Academy of Pediatrics. (2018). Resources for pediatricians to help parents assess a child’s readiness for toilet training. Diperoleh tanggal 29 Januari 2020 dari https://www.aap.org/en-us/advocacy-and-policy/aap--health-initiatives/practicing/-safety/pages/toilet-training

Hidayat, A. A. A. (2012). Pengantar ilmu keperawatan anak. Jakarta: Salemba Medika.

Hockenberry, M. J., & Wilson, D. (2011). Wong’s nursing care of infants and children. (9th ed). Canada: Elsevier Mosby.

Hockenberry, M. J., Wilson, D., & Rodgers, C. C. (2017). Wong’s essentials of pediatric nursing. (10th ed). Canada: Elsevier

Indanah, Azizah, N., & Handayani, T. (2014). Pemakaian diapers dan efek terhadap kemampuan toilet training pada anak usia toddler. JIKK, 5(3), 61-68. Diperoleh pada tanggal 24 Juni 2020 dari https://ejr.stikesmuhkudus.ac.id/index.php/jikk/article/view/237

Kaerts, N., Hal, G. V., Vemandel, A., & Wyndaele, J. J. (2012a). Readiness signs used to define the proper moment to start toilet training: a review of literatur. Neurology and Urodynamics, 31, 437-440. Diperoleh pada 24 Juni 2020 dari

htpps://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov

Khair, S. Hasanah, O., & Safri. (2021). Gambaran kesiapan toilet

training pada anak usia toddler. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9 (2), 72-85. Diperoleh dari pada 1 Juli 2021. http://jurnal.unsyiah.ac.id/JIK/article/view/21442

Kyle, T. & Carman, S. (2014). Buku ajar keperawatan psikiatri (Devi Yulianti, Penerjemah). Jakarta: EGC

Leifer, G. (2019). Introduction to maternity and pediatric nursing (8th ed). Canada: Elsevier.

Potter, A. P., & Perry A. G. (2010). Fundamental keperawatan, edisi 7 buku 1. Jakarta: Salemba Medika

Uyun, K. (2016). Hubungan penggunaan diapers dengan kemampuan toilet training pada anak toddler di desa jhati pati. Naskah Publikasi. Diperoleh tanggal 24 Juni 2020 dari http://eprints.ums.ac.id/40515/




DOI: https://doi.org/10.36596/jpkmi.v3i3.400

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




______________________________________________________________

JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia)
ISSN 2721-026X (online)
Published by : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering).
Website : http://icsejournal.com/index.php/JPKMI/
Email: jpkmi@icsejournal.com

 Creative Commons License JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.