Pendidikan Kesehatan Gizi Usia Sekolah sebagai Upaya Peningkatan Prestasi Belajar SDN Purworejo 03 Geger Madiun

Lucia Ani Kristanti, Cintika Yorinda Sebtalesy

Abstract


Abstrak: Usia 6-12 tahun merupakan usia anak pada masa sekolah. Standar pertumbuhan fisik dan standar kemampuan yang normal dan wajar akan dimiliki oleh anak usia pada masa sekolah yang sehat sesuai kriteria sehat pada usianya. Proses belajar di masa depan pada anak usia sekolah dasar akan dipengaruhi oleh pertumbuhan dan perkembangannya di masa awal belajar ini. Maka daripada itu, penunjang kondisi otak agar berprestasi yang lebih baik, dapat ditunjang dengan perhatian penting pada gizi anak sekolah dasar. Kegiatan dilakukan pada bulan Februari 2019 dan diikuti oleh 20 orang siswa kelas I SDN 03 Purworejo. Pelaksanaan kegiatan ini yang digunakan adalah pemeriksaan kesehatan siswa (berat badan dan tinggi badan) dan pemberian pendidikan kesehatan tentang gizi. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, metode tanya jawab dan game/quiz. Hasilnya yaitu kesadaran siswa untuk mengikuti kegiatan pemeriksaan status gizi secara rutin dan mengonsumsi makanan dengan pola gizi seimbang. Beberapa faktor pendukung kegiatan tersebut antara lain : 1. Para peserta memiliki kemauan yang besar untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai zat-zat gizi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, 2. Kegiatan pendidikan kesehatan ini sangat didukung oleh civitas akademika sekolah, yang secara spontan dan terstruktur ikut berpartisipasi secara aktif dalam pelaksanaan pendidikan kesehatan tentang gizi tersebut.. Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu adanya keterbatasan dalam fasilitas pendukung untuk melakukan presentasi diantaranya tidak ada tayangan gambar/ slide dari LCD proyektor karena keterbatasan waktu dan kondisi. Dampak kegiatan ini bagi sekolah yaitu mengetahui status gizi siswa sehingga melahirkan program baru yaitu secara rutin mengukur status gizi siswa melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan.

Abstract: School children are who are at school age, namely between 6-12 years. At this age, a healthy child will experience normal and reasonable growth and development, that is, according to the physical growth standards of children in general and according to his age's ability standards. When entering elementary school age, children are in the early stages of learning, which will affect the child's learning process in the future. Therefore, it is important to pay attention to elementary school children's nutrition to support the physical condition of the brain, which is a requirement for children to have high intelligence to support children's learning achievement in a better direction. The activity was carried out in February 2019 and was attended by 20 grade I students of SDN 03 Purworejo. This activity's implementation is the student's health check (body weight and height) and health education about nutrition. The methods used are the lecture method, the question and answer method, and the game/quiz method. The result is students' awareness of routine nutritional status checks and eating foods with a balanced nutritional pattern. Some of the supporting factors for these activities include 1. The participants have a great willingness to get information and knowledge about nutritional substances beneficial to body health, 2. This health education activity is highly supported by the school, both directly and indirectly. Participate actively in the implementation of health education about nutrition. The constraints faced in the implementation of this activity are the limitations in supporting facilities for making presentations, including no image/slide display from the LCD projector due to limited time and conditions. The impact on schools is knowing students' nutritional status so that it creates new programs, namely routinely measuring the nutritional status of students through measurements of body weight and height.


Keywords


Pendidikan; Kesehatan; Gizi; Usia Sekolah

Full Text:

PDF

References


Adriani, M. dan B., Wirjatmadi. 2012. Peranan Gizi dalam Siklus Kehidupan. Jakarta: Prenadamedia Group

Almatsier, S. 2012. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Anwar. 2010. Hidup Sehat Gizi Seimbang Dalam Siklus Kehidupan Manusia. Jakarta: PT Primamedia Pustaka

Badan POM RI. 2013. Pedoman Pangan Jajanan Anak Sekolah untuk Pencapaian Gizi Seimbang bagi Pengawas dan/atau Penyuluh. Jakarta: Direktorat Standardisasi Produk Pangan, Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya, Badan Pengawas Obat dan Makanan RI

Fathehah, Rahma. 2020. Perbedaan Pengetahuan Sebelum Dan Sesudah Pemberian Pendidikan Kesehatan Tentang Gizi Seimbang Melalui Media Video Animasi Di SD Mardi Rahayu Kabupaten Semarang. S1 thesis, Universitas Ngudi Walyo

Kemenkes RI. 2014. Pedoman Gizi Seimbang. Jakarta: Kemenkes RI

Kemenkes RI. 2015. Status Gizi Pengaruhi Kualitas Bangsa. www.depkes.go.id (diakses 11 Januari 2019)

Kemenkes RI. 2018. Buku Saku Pemantauan Status Gizi Tahun 2017. Jakarta: Kemenkes RI

Kemenkes RI. 2017. Hasil Pemantauan Status Gizi dan Penjelasannya Tahun 2016. Jakarta: Kemenkes RI

Sinaga, T. 2016. Gizi Anak Sekolah. http://repository.ipb.ac.id (diakses 11 Januari 2019)

Sirajuddin, S., Masni, M., & Najamuddin, U. 2019. Peningkatan praktek gizi seimbang dan PHBS Pada murid sekolah dasar. Media Gizi Pangan, 25(2), 13-19.




DOI: https://doi.org/10.36596/jpkmi.v2i1.123

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




______________________________________________________________

JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia)
ISSN 2721-026X (online)
Published by : ICSE (Institute of Computer Science and Engineering).
Website : http://icsejournal.com/index.php/JPKMI/
Email: jpkmi@icsejournal.com

 Creative Commons License JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.